Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Selasa, 15 Mei 2012

TIK tentang EXCEL (modul ke 5)


Modul
Teknologi Informasi dan Komunikasi
KELAS XI
SEMESTER II




 

















Oleh
Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd
NIP 19790915 200804 1 004






SMA Negeri 1 Watampone
Tahun Pelajaran 2011-2012

Modul – 5
Penggunaan Rumus dan Fungsi


I.                    Pendahuluan

Dalam Microsoft Office Excel 2007 terdapat lebih dari 300 Fungsi yang mencakup berbagai bidang dan digunakan untuk berbagai keperluan seperti untuk perhitungan matematika, logika, statistika, dan sebagainya. Namun demikian dalam  modul ini, kita hanya akan membahas Fungsi-fungsi yang biasa digunakan saja.
Pada Modul Ke-5 ini kita akan membahas tentang Formula atau rumus yang menggunakan operasi dasar atau operasi sederhana, seperti penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dll. Sedangkan Fungsi yang akan dibahas antara lain Fungsi SUM(), AVERAGE(), MAX(), MIN(), COUNT(), dan bagaimana mengenal Insert Function. Formula dan Fungsi tersebut akan digunakan pada sel-sel yang berbeda yaitu alamat relatif, absolut, dan semi absolut.

II.                  Standar Kompetensi

2. Menggunakan perangkat lunak pengolah angka untuk menghasilkan informasi.

III.                Kompetensi Dasar

2.1. Membuat dokumen pengolah angka dengan variasi teks, tabel, grafik, gambar, dan diagram.

IV.               Indikator

-          Menjelaskan formula dan fungsinya.
-          Memasukkan data ke dalam cell

V.                 Kegiatan Belajar

1.      PERBEDAAN FORMULA DAN FUNGSI
Perbedaan antara Formula dan Fungsi sebagai berikut:
-       Formula adalah rumus-rumus yang terdapat pada aplikasi Excel untuk melakukan perhitungan yang diwakili dengan tanda +, -, *, /, dan ^.
-       Fungsi adalah rumus-rumus yang terdapat pada aplikasi Excel untuk melakukan perhitungan dengan menggunakan istilah-istilah matematika, statistik, dan logika. Seperti Fungsi SUM, MAX, IF, NOT dsb.


2.      MEMBUAT RUMUS FORMULA
Operasi Dasar pada Formula:
-       Titik dua (:), spasi tunggal(), koma(,) artinya operator acuan.
-       Tanda negatif (-) dan (+) berarti pengurangan dan penambahan.
-       Tanda (*) dan (/) berarti perkalian dan pembagian.
-       Tanda (%) dan (&) berarti persentase dan penggabungan dua string.
-       Tanda (=), (<), (>), (<=), (>=), (<>) berarti perbandingan.
-       Tanda (^) berarti pemangkatan.

Jenis-jenis Operator
Sesuai dengan operasi dasar di atas maka ada 4 jenis operator yang digunakan:
-       Operator Aritmatika, untuk membentuk operasi-operasi aritmatika, diantaranya +, -, *, /, ^, dan %.

Lambang
Fungsi
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian
^
Perpangkatan
%
Persentase

-       Operator Perbandingan, untuk membandingkan 2 buah nilai. Hasilnya adalah TRUE atau FALSE, dengan kata lain nilai benar atau salah, diantarnya =, >, <, >=, <=, <>.

Lambang
Fungsi
=
Sama dengan
<
Lebih kecil dari
>
Lebih besar dari
<=
Lebih kecil atau sama dengan
>=
Lebih besar atau sama dengan
<>
Tidak sama dengan

-       Operator Penggabungan Teks, untuk menggabungkan data yang berupa teks. Menggunakan operator ampersend (&).

-       Operator Acuan, untuk menggabungkan sel-sel yg terdapat dalam sebuah rumus. Diantaranya titik dua, koma, dan spasi.
a.      Titik dua (:) adlh menggabungkan pada semua sel diantara 2 buah sel. Misal, =SUM(A2:A6) untuk mengacu pada sel A2 sampai A6.


b.      Koma (,) atau (;) adlh mengacu pada 2 buah selang sel. Misal, =SUM(A2:A6,B3:B7) atau =SUM(A­­­­­­2:A6;B3:B7) mengacu pada sel A2 sampai A6 dan sel B3 sampai B7.


c.       Spasi untuk mengacu pada sel hasil perpotongan dari 2 selang sel. Misal, =SUM(A4:D5 B1:C8) artinya mengacu pada sel hasil perpotongan selang sel dari A4 sampai dengan D5 selang sel B1 sampai C8. 


Cara (aturan) Penulisan Rumus Formula:
-       Rumus atau formula yang dimasukkan ke dalam excel selalu dimulai dengan tanda sama dengan (=). Artinya bagi excel tanda itu adalah sebuah rumus, jika tidak maka excel akan mengartikannya sebagai data biasa.
Contoh:   a. Rumus: =23+12 atau =A1+A2
                b. Data biasa : 23+12 atau A1+A2
-          Jika dalam suatu rumus atau formula terdapat beberapa operator perhitungan, maka perhitungan akan diproses secara berurutan. Pertama adalah ^, lalu * atau /, dan terakhir + dan -.
Contoh: =23+12/3^2
-          Namun, urutan operator tersebut dapat diubah dengan mengelompokkannya dengan tanda kurung ().
Contoh: =(23+12)/3^2
-          Selain memasukkan angka secara langsung dapat pula menggunakan REFERENSI (nama sel atau range) pada sebuah formula. Dengan cara mengklik sel atau range yang dituju.
Contoh: =(23+12)/3^2 menjadi =(A1+A5)/B2^2
           
Kelebihan-kelebihan dari Referensi adalah:
a.      Jika data awal diubah maka nilai pada hasil (sel dimana rumus dibuat) juga akan berubah.
b.      Jika mengcopy (menggandakan) formula tersebut ke sel-sel lainnya maka secara otomatis formula itu akan menyesuaikan dengan sel tujuannya. Caranya sama persis saat mencopy data dengan bloking formula dengan menggunakan mouse.

Cara-cara penulisan lainnya (secara rinci) dapat dilihat pada LKS EKSIS Halaman 49.

Alamat Relatif, Absolut, dan Semi Absolut.
Perbedaan penulisan alamat relatif dan absolut adalah:
a.      Alamat Relatif adalah alamat sel yang dituliskan tanpa menambahkan simbol khusus/tertentu ($) pada bagian depan nama kolom atau baris. Jika sebuah formula digandakan dari sebuah sel ke sel-sel lain maka alamat relatif tersebut akan disesuaikan secara otomatis.
Misalnya: Formula =A1+B1 yang terdapat pada sel C1 jika digandakan ke sel C4 maka formula tersebut akan menyesuaikan diri menjadi =A4+B4
b.    Alamat Absolut adalah alamat sel yang dituliskan dengan menambahkan simbol $ pada bagian depan nama kolom atau baris. Jika sebuah formula digandakan dari sebuah sel ke sel-sel lain maka alamat absolut tersebut akan tetap (tidak berubah-ubah).
Misalnya: Formula =$A$1+$B$1 yang terdapat pada sel C1 jika digandakan ke sel C4 maka formula tersebut akan tetap.
c.    Alamat Semiabsolut adalah gabungan antara Alamat Relatif dan Alamat Absolut.
Alamat Semiabsolut ada dua yaitu:
-          Di depan nama kolom. Alamat semi absolut yang diberikan tanda $ di depan nama kolom. Artinya apabila alamat semi absolut itu digandakan maka nama kolomnya tidak akan disesuaikan, sedangkan nama barisnya akan disesuaikan.
MisalnyaFormula =$A1+$B1
-          Di depan nama baris. Alamat semi absolut yang diberikan tanda $ di depan nama baris. Artinya apabila alamat semi absolut itu digandakan maka nama baris tidak akan disesuaikan, sedangkan nama kolomnya akan disesuaikan.
Misalnya: Formula =A$1+B$1

VI.               MEMBUAT RUMUS FUNGSI
Seperti sudah disampaikan sebelumnya bahwa banyak fungsi-fungsi yang terdapat pada Microsoft Office Excel 2007. Namun yang digunakan hanya            beberapa saja. Dalam modul ke 5 ini fungsi yang akan dibahas adalah Fungsi Statistik, diantaranya: Fungsi SUM(), AVERAGE(), MAX(), MIN(), COUNT(). Namun sebelumnya akan dibahas tentang Insert Function.

Perlu diketahui bahwa Fungsi yang dimasukkan ke dalam rumus fungsi tidak terbatas.

Cara Menuliskan Rumus Fungsi:
Cara penulisan diawali dengan tanda sama dengan (=), kemudian ketik nama fungsi, lalu beri tanda kurung buka dan tutup. Lalu masukkan argumentasi. Jika argumentasi lebih dari satu maka dipisahkan dengan tanda koma (,) atau titik koma (;). Terakhir tekan ENTER.

Tanda dalam kurung () setelah nama fungsi diisi dengan argumen/isian data berupa range yang berisi angka-angka.

Contoh:   
VII.             INSERT FUNCTION
Insert Function berfungsi untuk menambah fungsi-fungsi lain ke dalam aplikasi.

Kegunaan lain dari Insert Function adalah:
-          Mencari suatu fungsi berdasarkan kegunaannya
-          Menampilkan fungsi berdasarkan kategorinya
-          Melihat fungsi apa saja yang tersedia
-          Melihat penjelasan tentang suatu fungsi

Langkah-langkah menggunakan Insert Function adalah:
1.      Klik Menu Formulas maka akan muncul kotak dialog.
2.      Klik Toolbar Insert Function.
3.      Pada bagian Search for a function, masukkanlah atau pilihlah Fungsi yang ingin digunakan atau bisa menggunakan select a function.
4.      Selain itu dapat pula melalui tanda panah di samping kiri (pop down) untuk memilih kategori lain.
Perhatikan gambar di bawah ini (khusus yang diberi lingkaran merah).



5.      Jika memilih fungsi melalui select a category, maka daftar fungsi hanya akan menampilkan fungsi-fungsi yang sesuai dengan kategori tersebut. Jika telah memilih fungsi baru yang ingin digunakan atau ditambah tekan OK. Perhatikan gambar di bawah ini.


VIII.           FUNGSI STATISTIK
Seperti pernah dijelaskan sebelunya bahwa begitu banyak Fungsi yang tersedia, maka Fungsi pertama yang akan dipelajari adalah Fungsi Stastitik.

FUNGSI SUM()
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan.

FUNGSI AVERAGE()
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah  =AVERAGE(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.


FUNGSI MAX()
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah =MAX(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.



FUNGSI MIN()
Sama halnya dengan fungsi max, bedanya fungsi min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data numerik.



FUNGSI COUNT()
Fungsi ini digunakan untuk mencari jumlah data dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah =COUNT(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari jumlah datanya.




IX.                Rangkuman

1.      Rumus Formula adalah rumus-rumus yang terdapat pada aplikasi Excel untuk melakukan perhitungan yang diwakili dengan tanda +, -, *, /, dan ^.
2.      Rumus Fungsi adalah rumus-rumus yang terdapat pada aplikasi Excel untuk melakukan perhitungan dengan menggunakan istilah-istilah matematika, statistik, dan logika. Seperti Fungsi SUM, MAX, IF, NOT dsb.
3.      Cara menggunakan rumus Formula adalah:
-       Rumus atau formula yang dimasukkan ke dalam excel selalu dimulai dengan tanda sama dengan (=). Artinya bagi excel tanda itu adalah sebuah rumus, jika tidak maka excel akan mengartikannya sebagai data biasa.
Contoh:   a. Rumus: =23+12 atau =A1+A2
                b. Data biasa : 23+12 atau A1+A2
-          Jika dalam suatu rumus atau formula terdapat beberapa operator perhitungan, maka perhitungan akan diproses secara berurutan. Pertama adalah ^, lalu * atau /, dan terakhir + dan -.
Contoh: =23+12/3^2
-          Namun, urutan operator tersebut dapat diubah dengan mengelompokkannya dengan tanda kurung ().
Contoh: =(23+12)/3^2
-          Selain memasukkan angka secara langsung dapat pula menggunakan REFERENSI (nama sel atau range) pada sebuah formula. Dengan cara mengklik sel atau range yang dituju.
Contoh: =(23+12)/3^2 menjadi =(A1+A5)/B2^2
4.      Cara menggunakan rumus Fungsi adalah:
-          Diawali dengan tanda sama dengan (=)
-          Kemudian ketik nama fungsi
-          Lalu beri tanda kurung buka dan tutup.
-          Lalu masukkan argumentasi.
-          Jika argumentasi lebih dari satu maka dipisahkan dengan tanda koma (,) atau (;). Terakhir tekan ENTER.
-          Tanda dalam kurung () setelah nama fungsi diisi dengan argumen/isian data berupa range yang berisi angka-angka.

3 komentar:

safira rahman mengatakan...

thx infonya :)

she febryan mengatakan...

bermanfaat sekali :))

milma yasmi mengatakan...

makasih ya...kami terbantukan dengan adanya tulisan ini

Poskan Komentar

Pengikut